Ternyata Ini Motif Gunardi Di Purworejo Bunuh Istri Dan Mertuanya

Ternyata Ini Motif Gunardi di Purworejo Bunuh Istri dan MertuanyaGunardi, tersangka pembunuh istri dan mertuanya (Foto: Rinto Heksantoro/detikcom)

Purworejo -Gunardi (36), laki-laki di Purworejo, Jateng, tega menghabisi nyawa istri dan mertuanya sendiri bahkan melukai anaknya. Tersangka mengaku tega melaksanakan perbuatan sadisnya karena sakit hati alasannya ialah digugat cerai oleh sang istri.

Gunardi warga Desa Panggel Dlangu, Kecamatan Butuh, Purworejo, tega mengabisi nyawa istrinya Siti Sarah Apriyani (32) dan ibu mertuanya Endang Susilowati (50) pada Minggu (5/5) kemarin. Di depan petugas tersangka mengaku nekat melaksanakan perbuatan sadisnya karena sakit hati alasannya ialah digugat cerai oleh sang istri.

Diketahui, kekerabatan pasangan suami istri tersebut sudah tidak serasi semenjak 5 bulan terakhir. Sang istri pun kesannya menggugat suaminya yang sering murka dan mengancam untuk melukai.

"Motifnya alasannya ialah tersangka ini digugat cerai oleh korban dan merasa sakit hati sehingga nekat melaksanakan tindakan itu," ungkap Kapolres Purworejo, AKBP Indra Kurniawan Mangunsong, Senin (6/5/2019).


Selain menghabisi nyawa istri dan ibu mertuanya, tersangka juga melukai bapak mertuanya yakni Muh Wahyono (65) serta anaknya sendiri Kamila Azka Nisa (10) yang sampai sekarang masih mendapat perawatan medis di RS dr Tjitro Wardojo, Purworejo.

Siti Sarah meninggal di lokasi insiden karena mengalami luka parah di kepalanya, sedangkan ibu mertua pelaku yang terluka bab pundak meninggal di RS dr Tjitro Wardoyo Purworejo meskipun sempat mendapat perawatan.

"Sampai ketika ini, korban yang luka-luka yakni ayah mertua dan anaknya masih dirawat di rumah sakit," imbuhnya.


Hasil penyelidikan terakhir dari petugas, tersangka melaksanakan pembunuhan tersebut dengan sebatang kayu lingkaran sepanjang satu meter. Sedangkan beberapa pisau dan sangkur yang ditemukan dipakai untuk mengancam para korban.

"Jadi hasil penyelidikan terakhir, tersangka melaksanakan pembunuhan itu dengan kayu sepanjang 1 meter yang dipukulkan di kepala korban sampai meninggal. Korban lain juga dipukul pakai kayu," jelasnya.

Sebelum insiden itu terjadi, beberapa tetangga korban mendengar kegaduhan dan teriakan minta tolong dari dalam rumah Muh Wahyono yang merupakan orang bau tanah korban. Rumah tersebut ditinggali bersama keluarga korban.

Selang beberapa saat, para tetangga berdatangan dan melihat korban sudah tergeletak di lantai. Melihat insiden tersebut, tetangga korban eksklusif mengubungi polisi. Pelaku yang ketika itu masih berada di dalam rumah eksklusif dibekuk oleh petugas.

Sumber detik.com

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel