Ditanya Kondisi Kesehatan, Rommy Malah Beri Selamat Ke Pemenang Pemilu

Ditanya Kondisi Kesehatan, Rommy Malah Beri Selamat ke Pemenang PemiluRommy kembali menjalani investigasi di KPK sesudah satu bulan dibantarkan. (Ibnu/detikcom)

Jakarta -Tersangka kasus dugaan suap terkait jual-beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) Romahurmuziy alias Rommy kembali menjalani investigasi di KPK sesudah melewati pembantaran di RS Polisi Republik Indonesia sebab kondisi kesehatannya. Namun, ketika ditanya soal penyakitnya, Rommy malah menyinggung wacana Pemilu 2019.

"Saya cuma ingin memberikan selamat kepada KPU yang telah melakukan pemilu dengan Luber dan Jurdil, dan selamat kepada partai-partai yang menjadi penerima pemilu dan kemenangan," kata Rommy di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (3/5/2019).




Rommy lalu meminta semoga kasus sakitnya itu ditanyakan eksklusif kepada dokter yang merawatnya. Sedangkan untuk pemeriksaannya hari ini, Rommy mengaku penahanannya diperpanjang penyidik.

"Ya, perpanjangan penahanan," sebut Rommy.

Rommy memang gres kembali menghuni kamar penahanannya di Rumah Tahanan KPK semenjak Kamis (2/5) kemarin. Sebelumnya, beliau dibantarkan ke RS Polisi Republik Indonesia semenjak 2 April 2019.




Rommy awalnya dirawat sebab keluhan buang air besar mengeluarkan darah. Pihak RS Polisi Republik Indonesia juga menyampaikan Rommy mengalami kasus lain terkait riwayat operasi kerikil ginjal yang pernah dijalaninya.

Rommy merupakan anggota Komisi XI dan eks Ketum PPP. Dia ditetapkan KPK sebagai tersangka sebab diduga mendapatkan duit Rp 300 juta dari Kepala Kantor Kemenag Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kanwil Kemenag Jatim Haris Hasanuddin.

Duit itu diduga diberikan Haris dan Muafaq semoga Rommy membantu proses seleksi jabatan yang diikuti keduanya. Muafaq dan Haris juga telah ditetapkan KPK sebagai tersangka pemberi suap.


Simak video Ekspresi Datar Rommy Usai Sebulan Dibantarkan KPK:

[Gambas:Video 20detik]



Sumber detik.com

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel