Bowo Ingin Ubah Bap Soal Enggartiasto, Pengacara Klaim Tak Ada Tekanan
Tersangka kasus suap Bowo Sidik Pangarso mengenakan rompi tahanan KPK warna oranye (Foto: Ari Saputra/detikcom)Jakarta -Tersangka suap dan gratifikasi, Bowo Sidik Pangarso, berencana mengubah keterangannya ke penyidik KPK perihal Enggartiasto Lukita dan Sofyan Basir. Apa alasan Bowo mengubahnya? Apakah ada tekanan?
"Oh tidak, tidak ada tekanan, tidak ada tekanan, hanya mungkin waktu kemarin ada miskomunikasi saja," kata pengacara Bowo, Sahala Panjaitan, di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (3/5/2019).
Lantaran Bowo gres berencana mengubah keterangan soal Menteri Perdagangan (Mendag) dan Direktur Utama PT PLN (Persero) nonaktif itu, Sahala mengaku belum tahu alasan Bowo. Pun, Sahala mengaku belum bertemu pribadi dengan Bowo.
"Nanti akan konfirmasi ke media. Saat ini kami menunggu waktu yang akan diberikan KPK ke kami untuk bertemu Pak Bowo. Nanti saya beri tahu (alasan Bowo mengubah keterangan)," ucap Sahala.
Sahala sebelumnya memberikan adanya impian Bowo mengubah keterangan perihal Enggartiasto dan Sofyan. Namun beliau tidak menyebut detail keterangan soal apa yang diubah.
Baca juga: Penggeledahan KPK Melebar ke Rumah Enggar |
Nama Enggartiasto memang sebelumnya disebut dalam pusaran kasus yang menjerat Bowo. Bahkan, KPK hingga menggeledah kantor hingga kediaman Enggartiasto.
KPK melaksanakan upaya itu untuk mengecek pribadi informasi adanya sumber gratifikasi yang diterima Bowo yang diduga dari Enggartiasto. Namun Enggartiasto membantah keras hal itu.
Selain itu ada pula keterangan Bowo perihal adanya gratifikasi dari Sofyan Basir. Seiya sekata, Sofyan--melalui pengacaranya--membantahnya.
Saksikan juga video 'Ruang Kerjanya Digeledah KPK, Ini Respons Mendag Enggar':
Sumber detik.com
