Seorang Bocah Tewas Karam Dalam Embung Di Boyolali

Seorang Bocah Tewas Tenggelam dalam Embung di BoyolaliEmbung kawasan anak tewas karam di Boyolali. Foto: Istimewa

Boyolali -Nasib tragis dialami seorang anak di Boyolali. Adam Miftaful Huda (12) warga Dukuh Ringin Anom, Desa Wonosegoro, Kecamatan Wonosegoro, tewas karam di sebuah embung di bersahabat rumahnya.

"Korban terpeleset jatuh ke embung dan karam alasannya yakni tidak sanggup berenang," kata Kapolsek Wonosegoro Iptu Maryono mewakili Kapolres Boyolali AKBP Kusumo Wahyu Bintoro dihubungi wartawan, Minggu (5/5/2019).

Peristiwa tersebut terjadi sore hari tadi. Bermula saat korban bersama tiga orang temannya, Yusuf (15), Bambang Susilo (15) dan Ridwan Zamroni (15), bermain ke embung yang ada di wilayah dukuh tersebut.

Sesampainya di embung, mereka bermain di bibir embung yang berukuran 40x70 meter itu.

Mereka kemudian membasuh kaki di jalan masuk pintu keluar/pembuangan air. Korban membasuh kakinya di jalan masuk pintu keluar air di bibir embung.

Diperkirakan alasannya yakni bibir embung yang dilapisi membran itu licin, sehingga korban terpeleset dan jatuh ke embung. Korban yang tidak sanggup berenang pribadi karam di embung yang mempunyai kedalaman sekitar 4 meter.

Teman-teman korban pribadi meminta pinjaman kepada berita sekitar. Warga pun bergegas ke embung tersebut untuk menolong korban.

"Kami menerima laporan dari masyarakat melalui telepon dan pribadi ke TKP untuk membantu menolong korban," ujar Maryono.


Sejumlah warga yang sanggup berenang, pribadi terjun ke embung, untuk mencari korban. Warga pun menyelam untuk mencari keberadaan korban. Sekitar 1 jam pencarian kesudahannya membuahkan hasil. Korban ditemukan dan pribadi dievakuasi ke darat.

Korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Wonosegoro. Namun sayang, dari hasil investigasi medis, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

"Dari hasil investigasi medis, tidak diketemukan adanya gejala kekerasan pada badan korban," jelasnya.

Selanjutnya, dibantu masyarakat membawa korban ke rumah duka. Petugas menyerahkan mayat korban kepada pihak keluarganya untuk dimakamkan.

"Pihak keluarga sudah mendapatkan dan lapang dada untuk tidak dilakukan autopsi," pungkasnya.

Sumber detik.com

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel