Jam Operasional Hiburan Malam Di Dki Diubahsuaikan Selama Ramadhan

Jam Operasional Hiburan Malam di DKI Disesuaikan Selama RamadhanIlustrasi (Foto: Hasan Alhabshy/detikcom)

Jakarta -Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan edaran terkait jam operasional kawasan hiburan malam dan perjuangan sejenis selama Ramadhan. Beberapa kawasan perjuangan hiburan malam ada yang wajib tutup selama Ramadhan dan ada yang boleh buka dengan jam operasional yang disesuaikan.

"Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta akan menyesuaikan jam operasional hiburan malam. Hal ini sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 18 Tahun 2018 perihal penyelenggaraan perjuangan pariwisata. Jenis perjuangan yang wajib tutup selama bulan Ramadhan mencakup hiburan malam mencakup kelab malam, diskotek, mandi uap, mandi pijat, arena permainan ketangkasan, kafetaria (rumah minum)," terang Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta Edy Junaedi dalam keterangannya kepada detikcom, Minggu (5/4/2019).

Sedangkan perjuangan hiburan malam yang jam operasionalnya diubahsuaikan wajib tutup 1 hari sebelum Ramadhan, 1 hari sebelum Idul Fitri, serta hari pertama dan hari kedua Idul Fitri. Untuk jam opeasionalnya sendiri diubahsuaikan dengan jenis usahanya.

"Jenis perjuangan hiburan malam yang jam operasionalnya diubahsuaikan selama Ramadhan ialah perjuangan karaoke eksekutif, pub sanggup menyelenggarakan acara pada Ramadhan mulai pukul 20.30-01.30 WIB," imbuhnya.


Usaha karaoke keluarga buka pukul 14.00-02.00 WIB. Usaha rumah biliar/bola sodok sanggup menyelenggarakan acara selama Ramadhan yang berlokasi dalam satu ruangan dengan perjuangan karaoke dan pub pukul 20.30-01.30 WIB dan yang berlokasi tidak dalam satu ruangan dengan perjuangan mulai pukul 10.00-24.00 WIB.

Terkait pembiasaan jam operasional kawasan hiburan malam ini, Edy mengimbau para pengusaha biar tidak perlu khawatir. Dia meyakini sektor pariwisata akan terus naik dan bertambah di bulan Ramadhan.

"Kami optimis jumlah kunjungan dan pendapatan dari sektor pariwisata sanggup terus naik dengan adanya tradisi buka puasa bersama akan menambah pemasukan dari sektor pajak restoran," kata Edy.



Simak Juga "Metode Penentuan Awal Ramadan":

[Gambas:Video 20detik]



Sumber detik.com

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel