Isak Tangis Warnai Inovasi Korban Tewas Banjir Di Gresik
Ayah korban banjir di Gresik menangis ketika mayat anaknya ditemukan (Foto: Deny Prastyo Utomo)Gresik -Isak tangis mewarnai inovasi mayat satu korban banjir di Gresik. Setelah menemukan Nuri, tim pencari berhasil menemukan mayat Bagus Akbar Pratama (17).
jenazah warga Kramat Inggil Gresik itu ditemukan sehabis 12 jam karam di Sungai Lamong.
Korban ditemukan oleh tim adonan SAR, BPBD, Tentara Nasional Indonesia dan Polri, sehabis proses pencarian korban selama 10 jam. Korban ditemukan sekitar pukul 14.55 WIB usai korban pertama ditemukan pada pukul 14.00 WIB. Kini kedua korban sudah dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik.
Suasana inovasi sendiri menjadi haru ketika orang renta korban, Kabul Suwito (53), tak kuasa membendung tangisnya sehabis mayat putra pertamanya ditemukan oleh tim SAR. Bahkan Kabul harus dibopong oleh pihak keamanan untuk naik kendaraan beroda empat ambulans ketika mayat korban dibawa ke rumah sakit.
Tim SAR MTA, Dimas Lanuardi (24) menyampaikan korban ditemukan berjarak 10 meter dari lokasi awal korban terbawa oleh arus banjir luapan Kali Lamong.
"Tadi korban ditemukan menghadap ke atas. Waktu itu saya kayuh dayung, sehabis saya tusuk dasar sungai kemudian ada yang terasa menganjal di dalam. Untuk memastikan saya menyelam dan ternyata benar, kemudian saya bawa naik," kata Dimas.
Dimas menjelaskan ciri-ciri korban karam berjulukan Bagus mengenakan kaos warna hitam dengan kepala botak. Sementara untuk korban pertama yang berjulukan Nuri (21) ditemukan mempunyai ciri-ciri rambut panjang dan menggunakan kaos warna hijau.
"Korban pertama ditemukan sambil membawa jaring. Korban menggunakan kaos Persebaya," tandas Dimas.
Akibat insiden ini, Jalan Raya Tambak Beras menjadi macet. Sebab warga dan para penguna jalan khsususnya roda dua ingin tau ingin melihat proses penyelamatan korban.
Sumber detik.com