Ditangkap Densus 88, Sl Terlibat Di Bom Thamrin Dan Rusuh Mako Brimob
Peristiwa bom Thamrin yang terjadi pada 2016. (Foto: Istimewa)Jakarta -Densus 88/Antiteror menangkap SL (34) yang merupakan pimpinan kelompok jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Lampung. Polisi menyebut SL terlibat dalam insiden Bom Thamrin di Jakarta dan rusuh rutan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Humas Polisi Republik Indonesia Brigjen Dedi Prasetyo menyampaikan kelompok SL sudah dimonitor semenjak 2014. Dedi menyebut kelompok ini punya struktur berpengaruh dan merupakan jaringan Jawa pimpinan Zainul Arifin. Kelompok ini berbaiat kepada kelompok JAD Indonesia pimpinan Oman Abdurahman.
"November 2015, SL ikut pertemuan jaringan JAD di malang, isi pertemuan akan melaksanakan agresi terorisme di Jakarta, terjadilah insiden Januari 2016 Bom Thamrin. Dari situ, ia melarikan diri dengan kelompoknya," kata Dedi di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (6/5/2019).
Dedi menyampaikan setahun kemudian, kelompok SL juga terlibat dalam kerusuhan di Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob di Depok. Beberapa orang dari kelompok ini lalu ditangkap Densus 88.
SL berperan sebagai salah satu penggagas kerusuhan di Mako Brimob. Setelah terjadi kerusuhan, SL bersama kelompoknya kabur ke Papua.
"SL bersama kelompoknya lari ke Papua, ia melaksanakan latihan di tempat Papua, lalu ia membentuk dua sel, kelompok pertama menuju Bekasi pada awal tahun 2019," tuturnya.
Satu sel lagi hendak gabung dengan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora. Densus 88 berhasil menangkap terduga teroris berinisial RH dan M di kapal dikala hendak menuju Poso.
SL sendiri masuk ke daftar pencarian orang (DPO) oleh Densus 88. Dia pernah memimpin JAD Lampung pada 2014. Pria yang ditangkap di Bekasi ini berbaiat kepada ISIS.
Selain SL serta RH dan M, Densus 88 menangkap empat orang lainnya, ialah AN (20, MC (28), MI (32), dan IF alias Samuel (19). Satu pelaku lain berinisial T (25) tewas ditembak Densus 88 dikala akan ditangkap di Bekasi sehingga total ada delapan orang terduga teroris dari jaringan SL yang ditangani Densus 88.
Sumber detik.com