Bni Sediakan Cash Management Bagi Jasa Raharja
Direktur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo dan Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Adi Sulistyowati menandatangani perjanjian kolaborasi (Foto: dok. BNI)Jakarta -
PT Jasa Raharja (Persero) menggaet PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI untuk berbagi penerimaan Iuran Wajib Kendaraan Bermotor Umum (IWKBU) secara digital melalui e-collection. Digitalisasi tersebut dilakukan demi mengikuti kemajuan teknologi dan membangun cashless society.
Kerja sama tersebut ditandai dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) 'Penggunaan Layanan Integrated Cash Management' antara Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Adi Sulistyowati dengan Direktur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo Slamet serta Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama 'Penggunaan Layanan Integrated Cash Management' antara Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Adi Sulistyowati dengan Direktur Keuangan Jasa Raharja Myland di Jakarta pada Jumat (3/5/2019).
Adi Sulistyowati yang dekat disapa Susi menjelaskan layanan integrated cash management yang diberikan oleh BNI dimaksudkan untuk membantu pengelolaan keuangan Jasa Raharja. Sehingga pihak Jasa Raharja sanggup memelihara posisi keuangannya secara efektif dan efisien guna memenuhi kebutuhan operasional dan likuiditasnya.
"Penerapan dari sistem e-collection yang terintegrasi ini akan menawarkan lebih banyak manfaat bagi Jasa Raharja, antara lain data pembayaran kendaraan dari PO bus/travel dan status kendaraan bermotor sanggup dipantau secara real time. Dengan sistem ini akan meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan Jasa Raharja," ujar Susi.
Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Adi Sulistyowati, Direktur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo, dan Direktur Keuangan Jasa Raharja Myland menandatangani perjanjian kolaborasi (Foto: dok. BNI) |
Fasilitas virtual account tersebut sekaligus terintegrasi pribadi dengan aplikasi JR-Ku. Melalui aplikasi JR-ku, pemilik PO Bus dan Travel sanggup pribadi melaksanakan pembayaran IWKBU melalui nomor virtual account yang dibentuk secara otomatis dengan memasukkan nomor polisi kendaraan dan nama PO bus/travel di aplikasi virtual account.
Dengan adanya sinergi ini, Jasa Raharja sanggup memperoleh penerimaan pendapatan dari iuran wajib kendaraan secara lebih cepat. Program ini akan menjadi salah satu jadwal yang strategis untuk memperkuat dan memperluas jaringan BNI dalam meningkatkan layanan perbankan serta sanggup mengoptimalkan layanan perbankan dari segi layanan dan kapabilitas.
"Virtual account BNI akan memudahkan perusahaan-perusahaan operator angkutan umum untuk menyetorkan iuran wajib dari bank manapun juga dan tidak harus melalui rekening BNI. Virtual account debet juga memudahkan bagi Jasa Raharja untuk sanggup cepat membayarkan derma bagi korban kecelakaan dan pembayaran biaya perawatan rumah sakit tanpa harus membuka rekening. Selain itu, BNI melengkapi sistem Cash Management BNI untuk membantu Jasa Raharja dalam memonitor seluruh transaksi keuangan dan mengelola keuangannya. Ke depan, BNI dan Jasa Raharja akan terus meningkatkan layanan bagi masyarakat," tutup Susi.
Sumber detik.com
Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Adi Sulistyowati, Direktur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo, dan Direktur Keuangan Jasa Raharja Myland menandatangani perjanjian kolaborasi (Foto: dok. BNI)